Selamat datang lagi di blog saya yang sudah penuh sama sarang laba-laba ini. Saking lamanya gue gak ngepost, blog gue nyaris ikut-ikutan diklaim juga sama negara tetangga (oke, ini agak lebay). Kalau dihitung-hitung, gue udah absen ngeblog kurang lebih selama setengah tahun. Entah kenapa bisa selama itu otak gue gak ada ide sama sekali buat ngepost di blog ini. Faktor utamanya sih karena gue lebih sering ngehabisin waktu gue buat main game, jadi yang ada di otak cuma game doang.
Oke, pernah gak sih kalian ngerasa seperti perasaan yang melulu gak enak, tapi enggak tau sebabnya apa? Akhir-akhir ini gue sering banget ngalamin perasaan itu. It feels like something is missing, or either someone. Ini seperti berada diantara perasaan galau dan bingung, galau tapi bingung lagi galauin apaan. butuh waktu berminggu-minggu, bahkan berbulan-bulan, buat gue untuk mengetahui sebabnya. Yeah, ini lagi-lagi masalah hati, hati yang mungkin enggak akan pernah diterima oleh 'seseorang'.
Dulu, gue ibarat berada di tengah-tengah sebuah labirin, mau nyerah tanggung, tapi kalau mau lanjutin susah. Dan pada saat itu gue lebih memilih diam di tempat, berharap ada orang yang datang dan menuntun gue ke jalan keluar itu. Menunggu dan terus menunggu, sampai akhirnya ia malah menjemput dan menuntun orang lain menuju jalan keluar itu. Kenapa bukan gue yang dia jemput? Gue sadar, itu semua salah gue. Gue gak pernah berpindah sedikit pun dari tempat gue berdiri. Gue gak pernah berusaha untuk sedikit saja bergerak lebih maju. Gue terlalu penakut, bahkan pengecut.
Sekarang, di saat semuanya sudah terlalu terlambat untuk merubah keadaan, gue memilih untuk tidak meneruskan perjalanan gue melewati labirin itu. Gue memilih untuk mundur, perlahan tapi pasti, hingga gue bisa sampai lagi di pintu masuk, dan pulang ke rumah. Gue memutuskan untuk tidak akan pernah kembali lagi ke tempat itu-semua sudah terlambat.
Mungkin gue memang terlalu pengecut, takut jatuh untuk kedua kalinya di lubang yang sama. Perlahan gue akan menghilang, meninggalkan semua perasaan yang sudah ada, dan mulai pergi mencari 'tempat' lain untuk dilewati. Saya pergi. Selamat tinggal.
"Even if you want me to disappear or not, i'll go. And now, i'm fading away. Goodbye :')"
