Hari ini, Jumat 31 Agustus 2012,
adalah hari terakhir gue berada di rumah yang ngangenin ini sebelum gue harus
balik lagi ke dunia perkuliahan. Satu setengah bulan-lamanya waktu liburan gue
kali ini, entah kenapa malah kerasa cepet banget. Satu setengah bulan adalah
jangka waktu liburan terpanjang gue semenjak gue pertama kali kuliah di
Bandung.
Gue
inget, dulu waktu jaman-jamannya gue masih SMP, berada di dalam rumah itu
rasanya gak betah banget. Gerah, bosen, gak ada hal yang bisa dilakukan. Maka dulu
gue lebih sering kelayapan keluar rumah, misalnya ke warnet, buat menghindari
segala kebosanan tersebut. Masuk jaman SMA, gue mulai betah ada di dalam rumah.
Pulang sekolah biasanya gue langsung pulang ke rumah, enggak kelayapan lagi
kayak dulu.
Dari
sini gue belajar satu hal, semakin kita dewasa, semakin kita ingin merasa lebih
dekat lagi dengan keluarga.
Semakin
gue dewasa, semakin gue mengerti kalau enggak ada hal yang abadi di dunia ini. Seperti
orang-orang terdekat kita, keluarga. Kita gak pernah tahu, sampai kapan mereka
tetap ada di samping kita, ngasih support kita, dengerin segala keluh kesah
kita. Suatu saat mereka harus pergi, entah kapan. Mungkin akan tiba saatnya,
salah satu dari mereka meninggalkan kita duluan. Atau mungkin, kita yang duluan
ninggalin mereka. Who knows? Gak ada satu pun yang tahu.
Hal
tersebut yang membuat gue rasanya enggan meninggalkan rumah ini dan segala
kehangatan yang ada di dalamnya. Gue pengen menghabiskan sebanyak mungkin waktu
yang gue punya bersama keluarga. Tapi gue tahu, hal itu mustahil. Gue harus
kembali menjalani kewajiban gue sebagai seorang mahasiswa penerima beasiswa,
dan sebentar lagi, gue harus pergi ke pulau seberang buat ikatan dinas gue.
Mau
gak mau, besok gue harus udah pulang. Banyak hal di perkuliahan yang sedang menanti
untuk gue selesaikan.
Keluarga,
mungkin enggak bisa memenuhi apa yang kita inginkan. Tapi keluarga, selalu ada
untuk apa yang kita butuhkan.
