Saturday, September 15, 2012

Happy Birthday to Myself


                Hari ini, Sabtu 15 September 2012, gue resmi berumur 21 tahun.

            Di hari ulang tahun ini gue awali dengan bangun jam 12 siang, dan itu berarti gue menghabiskan setengah hari ulang tahun gue dengan tertidur. Cukup berharga, karena akhir-akhir ini gue selalu kurang tidur karena padatnya aktivitas gue. Jadi, tidur 12 jam ini adalah kado indah gue.

            Kemarin nyokap pesan ke gue, kalo ultah jangan lupa makan misoa atau biasanya disebut mie panjang umur. Itu loh, mie berbahan dasar beras yang wajib dimakan setiap ulang tahun sebagai simbol panjang umur. Gue bingung mau belinya dimana, ditambah gue yang lagi males masak begituan. Maka, gue menggantinya dengan Pop Mie.

                                               Ini Pop Mie


            Simpel, buka bungkusnya, masukin bumbunya, seduh pake air mendidih. Gue enggak tau boleh apa enggak diganti Pop Mie, tapi gue berpikir toh prinsip dan tujuannya sama aja. Gue menyempatkan diri gue buat make a wish sebelum akhirnya gue melahap  Pop Mie-yang gue anggap sebagai misoa- dengan perlahan tanpa memutuskan mie yang akan masuk ke mulut gue. Iya, tradisi mengatakan, mie itu simbol umur kita. Kalau mie yang masuk ke mulut kita masih utuh dan panjang, maka umur kita juga akan panjang, seperti mie tersebut. Jadi usahakan mie tersebut jangan sampai kepotong sebelum masuk mulut kita.

            Sisanya memang enggak ada yang spesial di hari ini, selain ucapan-ucapan Happy Birthday yang bersarang di inbox sampai jejaring sosial. Sempet juga semalem dikagetkan oleh telepon dari adik-adik kelas gue yang unyu just for saying Happy Birthday. Co Cwittt~~

            Tapi, gue tau sebenernya gue enggak boleh terlena, atau berleha-leha di hari ulang tahun ini. Gue harus bisa lebih dewasa lagi dari sebelumnya. Masih banyak target-target di ulang tahun gue sebelum-sebelumnya yang belum gue capai, ditambah dengan target-target kali ini. 

Gue enggak ngerti harus senang atau sedih begitu menyadari gue sudah berumur 21. Gue senang, artinya di hari ini, gue bertambah dewasa. Meski enggak signifikan, tapi setidaknya gue sadar, gue menjadi lebih tua, lebih dihormati dari sebelumnya. Tapi di sisi lain, gue sedih, umur gue di dunia ini udah berkurang satu.

            Hari ini, umur gue bertambah satu. Dan mulai hari ini, gue hanya punya dua pilihan. Menjadi TUA, atau menjadi DEWASA.

2 comments:

Jhufry Fha said...

ada-ada ja tu del yang paling atas, haaa
masih percaya gituan ja,

tp catatan pribadi yg keren bro

Unknown said...

Woy..
Cuma ade kelas yg unyuu aja.. ?
Sahabat yg laen pada kemana.. ?
Gak di anggap yah.. ?

Post a Comment